Senin, 16 Februari 2015

Antara Rindu dan Mabuk Kepayang



Antara Rindu dan Mabuk Kepayang


Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata :

وَسُئِلَ بعض الْعلمَاء عَن عشق الصُّور فَقَالَ قُلُوب غَفَلَتْ عَن ذكر الله فابتلاها الله بعبودية غَيره

"Seorang ulama ditanya tentang mabuk kepayang terhadap keelokan rupa, maka ia menjawab : "Itu adalah hati yang lalai dari mengingat Allah maka Allahpun menghukumnya dengan tunduk kepada selain Allah" (Miftaah Daaris Sa'aadah 1/112)

Kerinduan terhadap keindahan rupa wajah yang mempesona adalah kewajaran, akan tetapi jika sampai pada derajat 'isyq (mabuk kepayang) yang menjadikannya lalai dan tidak teringat dibenaknya dan hatinya kecuali keelokan rupa tersebut, maka itu menunjukan hatinya telah lalai dari mengingat Allah, sehingga terisilah hatinya dengan ketundukan kepada rupa yang jelita tersebut. Wallahu A'lam

***

Oleh:Ustadz Firanda Andirja Hafidzahullah


www.fastabiq.com
www.fastabiq.com


0 Silahkan dikomentarin :-):

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com