Sabtu, 04 Juli 2015

Inilah Penyebab Banyak Cendekiawan Barat Yang Masuk Islam


Kita sering mendengar atau membaca kisah tentang orang-orang di barat yang memeluk Islam dan kebanyakan dari mereka adalah para cendekiawan. Dan mereka memeluk Islam atas kesadaran sendiri, bukan karena hasil usaha misi Islam. Apa sebabnya?

Selanjutnya penjelasan Ust. Muhammad Mutawalli asy-Sya’rawi (dalam Anda Bertanya Islam Mejawab)  menerangkan bahwa Umumnya di antara mereka (orang Barat) gemar membaca. Rupanya dengan membaca buku Islam dan nilai-nilai ajaran Islam di Al-Qurvan, mereka menemukan kebenaran. Banyak dari mereka yang terus mencari dan tidak puas dengan agama Katolik atau Protestan. Mereka menjadi sadar dan mendapat kepuasan batin kemudian memeluk Islam.
Ada beberapa orang yang menceritakan kepada saya alasan kenapa memilih Islam. Di antaranya mereka berkata, "Saya mempelajari Islam dan saya yakin bahwa risalahnya benar.
Muhammad sebagai utusan Allah bisa dibuktikan kebenarannya. Kalau saja ia bohong, tentunya ada maksud-maksud tertentu yang hanya untuk kepentingan pribadi. Maksud mencari pengaruh, kekuasaan, harta, dan Iain-lain." Muhammad pernah ditawari menjadi raja, berkuasa tanpa bersusah-payah, ditawari harta untuk menghentikan kegiatannya, tetapi ia menolak. Bagi manusia yang tidak berprinsip, tawaran seperti itu bisa mengubah pendirian. Bahkan pada saat-saat terakhir beliau, harta yang melimpah ruah yang sampai ke tangannya dibagi untuk kepentingan umat. Sabdanya, "Peninggalan saya tidak boleh diwariskan, semua untuk sedekah (untuk umat)." Begitu tinggi akhlaknya, membuat saya benar-benar percaya.

Pengakuan lain dari seorang wanita kepada saya, katanya, ” Muhammad dijaga
dan dilindungi oleh beberapa orang sahabat.Mereka takut kalau Muhammad diganggu keselamatan jiwanya." Kemudian Muhammad berkata kepada para sahabatnya, ” Akhirilah penjagaan kalian, karena Allah sudah menjamin akan menjaga keselamatanku."
Firman Allah,

"Allah memelihara kamu dari gangguan manusia." (al-Maa'idah: 67)

Kalau Muhammad penipu, tentunya ia tidak akan menipu dirinya sendiri. Dia tidak akan membiarkan keselamatan dirinya terancam. Kalau saja beliau tidak yakin bahwa Allah menjamin keselamatannya, pasti tidak akan dihentikan penjagaan para sahabat terhadap dirinya.
Cerita ketiga, juga tentang cendekiawan Barat, secara terbuka ia berkata, 'Tuduhan kepada Muhammad bahwa Al-Qur'an itu hasil karangannya, adalah tidak benar. Saya tantang kepada siapa saja, apabila ada seorang jenius di muka bumi ini yang dapat mengarang tiga susunan tutur kata (usluub).
Pertama, susunan kata dan bahasa Al-Qurvan. Kedua, susunan
kata-kata hadits Qudsi. Ketiga, susunan kata-kata hadits Nabawi. Tidak ada satu manusia jenius pun yang dapat menciptakan dan menyusun kata {usluub) sampai tiga tingkatan
dengan saling berbeda gaya serta kekuatan yang sangat tinggi dan bermutu itu



Sumber Pustaka:

Sya’rawi, Muhammad Mutawai.  2007. Anda Bertanya Islam Menjawab. Diterjemahkan Oleh: Abu Abdillah Almansyur. Jakarta. Gema Insani

0 Silahkan dikomentarin :-):

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com