-->

Mengapa Allah Menciptakan Setan?

Mengapa Allah Menciptakan Setan?
Mengapa Allah Menciptakan Setan?

Semua yang ada di dunia ini berpasang-pasangan…
Ada langit ada bumi, Ada baik ada buruk, ada bagus ada jelek, Ada derita ada bahagia, ada setan ada malaikat. Tinggal kita yang harus memutuskan yang mana yang harus kita ambil atau ikuti. Lantas mengapa allah menciptakan setan?

Allah menciptakan mahluk hanya dengan tujuan untuk menyembah kepadanya..
Allah menciptakan iblis pun untuk menyembah kepada Allah.. Sebelum diciptakan manusia, malaikat dan iblis sudah di ciptakan terlebih dahulu.. Dan dua-duanya menyembah kepada Allah. Hanya bedanya jika malikat diciptakan dari cahaya dan iblis dari api. Lalu pada saat diciptakan manusia, Allah memerintahkan malaikat dan iblis untuk hormat kepada manusia. Akan tetapi iblis yang merasa lebih dulu diciptakan dan merasa lebih tinggi derajatnya daripada manusia yang diciptakan dari tanah, maka ia menolak untuk hormat kepada manusia. Dan pada saat itu Allah murka kepadanya.

Sebelum kita membahas tentang mengapa Allah menciptakan setan, maka perlu diketahui bahwasanya setan adalah sebuah sifat yang dimana bisa dimiliki oleh jin dan manusia. Setan itu menurut Al-Quran Al-Kariem adalah makhluk yang kerjanya mengajak kepada perbuatan jahat dan keji serta berbohong.

"Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui". (QS. Al-Baqarah : 169 )

Hal ini menunjukkan bahwa manusia pun bisa memiliki sifat setan.

"Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan manusia dan jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu . Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan." (QS.Al-Anam : 112)

Setelah Allah swt menciptakan Adam as maka Dia swt memerintahkan seluruh malaikat termasuk iblis untuk bersujud kepada Adam as bukan dengan sujud ibadah namun sebagai penghormatan kepadanya, menampakan kelebihannya dan sebagai bukti ketaatan mereka kepada Allah swt.

Seluruh malaikat mentaati perintah Allah swt dengan bersujud kepada Adam as kecuali iblis dikarenakan kengganannya menjalankan perintah-Nya dan kesombongannya. Perbuatannya ini menjadikannya keluar dari ketaatan kepada Allah swt dan menjadikannya sebagai makhluk Allah pertama yang kafir kepada-Nya.

(Dalam Al-quran: Surah Al Hijr/ 33) "Iblis berkata: 'Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk."

(Dalam Al-quran: Surah Shaad/ 76) "Iblis berkata: 'Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku (iblis) dari api, sedangkan dia (Nabi Adam) Engkau ciptakan dari tanah."

Akibat dari pernyataan Iblis yang menentang perintah Allah SWT untuk sujud kepada Nabi Adam as, Allah SWT menghukum Iblis dengan mengusirnya dari Surga.

(Dalam Al-quran: Surah Al A'raaf/ 13) "Allah berfirman: 'Turunlah kamu dari surga itu, karena kamu (iblis) tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu tergolong orang-orang yang hina."

(Dalam Al-quran: Surah Al Hijr/ 34-35) "Allah berfirman: 'Keluarlah dari surga, sesungguhnya kamu terkutuk dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat."

Lalu Iblis pun meminta kepada Allah untuk ditanggukan hidupnya untuk menggoda manusia yang biasa kita sebut setan.

"Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan". Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh." (QS.Al-Araf : 14-15 )

Iblis berkata: "Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan". Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya ". (QS.Shaad : 79-81 )

Lalu mengapa Allah menciptakan manusia dan jin yang bersifat demikian?


Jawab:
Allah memerintahkan agar kita patuh dan taat kepada-Nya. Allah juga memerintahkan agar kita jangan tergoda untuk meninggalkan perintah-perintah itu.
Perintah patuh dan taat dibarengi dengan godaan. Sebab kalau tidak ada godaan, sikap taat dan patuh menjadi persoalan biasa. Taat dan patuh yang sejati yaitu apabila ada rayuan dan dorongan untuk berbuat maksiat, tetapi orang tersebut mampu menahan.
Allah menghendaki agar ketaatan dan kepatuhan seseorang timbul karena rasa takut kepada-Nya. Ini adalah ibadah.
Ibadah hanya untuk Allah, karena Allah semata, bukan untuk siapa-siapa, walaupun besar godaan setan kepada kita untuk mengalihkan tujuan ibadah itu. Allah menciptakan setan adalah hikmah. Seperti hikmahnya Allah menciptakan kejahatan, maksiat, atau mungkar.
Manusia diuji, apakah kuat imannya menolak ajakan dan godaan setan. Karenanya manusia diberi alat, sarana, dan kemampuan oleh Allah untuk menjauhi kejahatan itu.
Bila sadar dan mengerti ajakan (dakwah) amar ma'ruf nahi mungkar, setan dan kejahatan tidak akan berhasil memperdaya manusia.



Sumber Pustaka:
Sya’rawi, Muhammad Mutawai.  2007. Anda Bertanya Islam Menjawab. Diterjemahkan Oleh: Abu Abdillah Almansyur. Jakarta. Gema Insani
Pranowo, Sigit. 2014. Iblis yang Terusir dari Surga Karena Tidak Sujud ke Adam, Kenapa Masih Bisa Menggoda Adam dan Hawa di Surga?. Diakses 04 Juli 2015. (online). (eramuslim.com)

Suparman, Fajar. APAKAH BEDANYA JIN, SETAN DAN IBLIS..?. Diakses 04 Juli 2015. (online). majalahghoib.weebly.com
Advertisement