Minggu, 14 Februari 2016

Bercanda yang Berpahala



 
Sumber gambar: www.google.com
Ketika kita sedang berkumpul bersama teman atau keluarga ada saja hal-hal yang dijadikan sebagai bahan bercandaan, hal ini memang mengasikan dan bisa merefresh kembali tubuh kita yang sudah lelah dengan aktivitas. Apalagi kalau kita berkumpul bersama teman yang sudah sangat kita kenal, obrolanpun terus mengalir dimulai dari A sampai Z bisa kita jadikan bahan bercandaan.
Akan tetapi, perlu anda ingat, bercandapun kita juga harus memperhatikanya, apakah hal yang kita gunakan sebagai bahan bercandaan itu tidak menimbulkan efek yang negatif, apakah hal yang kita jadikan sebagai bahan bercandaan itu tidak menyakiti lawan bicara kita atau orang lain? Nah hal-hal seperti ini harus kita perhatikan dengan baik, jangan sampai hal yaang sebenarnya kecil dan membuat kita bahagia justru menjadi bumerang bagi kita sendiri.
Jika kita peka terhadap masalah yang sudah kita lewati, tentu kita akan menyadari bahwa banyak sekali masalah yang tibul karena bercanda yang sudah melewati batas. Yang perlu anda ingat adalah sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.
Dalam agama Islam tidak melarang kita untuk melakukan bercanda dengan orang disekitar kita, hal ini boleh-boleh saja dilakukan seperti yang sudah dilakukan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dengan para sahabat dan istrinya. Namun dalam bercanda ini juga ada adab-adanya sehingga bisa memberikan manfaat bercanda yang berpahala bagi kita. Hal ini merupakan bercanda yang berpahala. Lantas bagaimana adab bercanda yang berpahala itu? Simak pembahasan bercanda yang berpahala berikut ini.
1.       Bercanda yang berpahala adalah bercanda dengan niat yang benar
Ketika kita akan melakukan sesuatau sebaiknya dimulai dengan niat yang benar dan melakukanya sesuai dengan apa yang sudah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam. Amalan yang kita lakukan akan sia-sia jika kita tidak bisa menjalankan sesuai yang diajarkan Beliau dan mempunyai niat yang baik. Begitu juga dengan bercanda, bercanda yang berpahala adalah bercanda yang sesuai yang ajarkan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.
2.                   Bercanda yang berpahala adalah bercanda yang tidak berlebihan
Mungkin anda sering mendengarkan, sesuatau yang berlebihan itu tidak baik. Begitu juga dengan bercanda dan tertawa, bercanda dan tertawa yang berlebihan bisa mengeraskan hati dan membuat orang lain memandang kita tidak wibawa lagi. Hal ini jelas tidak termasuk bercanda yang berpahala.
3.                   Hindari bercanda dengan orang yang tidak tertarik dengan bercanda
Tentu kita menyadari dalam dunia ini semua orang memiliki sifat dan kesukaan yang berbeda-beda, ada seseorang sangat menyukai bercanda dan ada orang yang tidak menyukainya, ada orang yang terlalu sensitif ada juga orang yang lebih santai dan cuek. Sebisa mungkin kita harus melakukan sesuatau dengan orang yang benar dan sesuai dengan tempatnya, jangan sampai bercandaan kita justru akan membuat orang lain sakit hati.
Mungkin selama ini sebagian dari kita belum begitu mengetahui hal-hal yang sebenarnya tidak boleh dijadikan bahan bercandaan. Hal-hal tersebut seperti bercanda dengan syariat Allah Subhana wa ta’ala, berdusta dalam bercanda, dan bercandaan yang melecehkan kelompok tertentu. Maka dari itu, mulai sekarang mari kita mencoba melakukan bercanda yang berpahala dengan orang-orang terdekat kita.
Demikian ulasan tentang bercanda yang berpahala berdasarkan ajarkan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam. Semoga bermanfaat.


0 Silahkan dikomentarin :-):

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com