Kamis, 25 Februari 2016

Mencium Tangan Suami - Ungkapan Cinta Kasih

pic from google.com

Energi positif dalam keluarga seketika membuncah dan semakin hangat tatkala suami pulang kerja dan disambut istri dengan ramah. Menyambut dengan berjabat tangan satu sama lain dan Mencium Tangan Suami. Mencium Tangan Suami adalah tanda hormat dan rasa syukur. Rasa syukur atas karunia Allah atas kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Mencium Tangan Suami adalah bukti cinta yang diperbuat. Karena semakin lama rumah tangga, semakin sedikit kata cinta yang diungkapkan.

Mencium tangan Suami sejatinya merupakan ungkapan cinta dan kasih sayang. Mencium tangan Suami adalah pelebur beban suami. Senyum dan sapa seorang istri untuk suami yang baru pulang kerja adalah pennawar rasa lelah. Seorang istri cium tangan suaminya bukan semata-mata tentang siapa yang lebih tinggi derajatnya. Tetapi sebagai bentuk keikhlasan dan rasa terima kasih karena sang suami telah mau menjadi penuntun dan imam yang baik untuknya. Mencium tangan suami bukan semata-mata menempelkan bibirnya ke punggung tangan suami, namun ada do’a yang dilantunkan. Karena dengan tangan itulah sang suami bekerja menafkahinya dan anak-anak mereka.

Istri cium tangan suami dapat dilakukan ketika pagi hari ketika sang suami berangkat kerja, atau sore hari ketika suami pulang kerja. Saat itu dosa sang istri akan berguguran. Karena restu seorang suami itu sangat penting dalam rumah tangga. Selain itu, cium tangan suami akan menyemai benih kasih dan sayang istri untuk suami. Hati yang awalnya panas karena amarah akan menjadi sejuk. Cium tangan suami yang kemudian dibalas dengan mencium kening istri adalah salah satu cara menghidupkan sunnah.

Do’a istri yang cium tangan suami terdapat munajat kepada Allah bahwa tangan suaminya tersebut akan senantiasa menjadi penopang kebahagiaan keluarga. Untuk itu sangat diutamakan dalam Islam untuk menciptakan keluarga yang Sakinah, Mawaddah, dan Warohmah dengan senantiasa menciptakan keharmonisan antara pasangan. Membangun kemesraan akan membawa kesejukan dan kedamaian dalam hidup berumah tangga. Saling mengerti dan memahami satu sama lain bahwasannya tidaklah lengkap kehidupan rumah tangga tanpa adanya kemesraan antara suami dan istri. Dimana inti dari kemesraan itu adalah rasa ikhlas untuk saling mencinta, menyayangi, menjaga, mengerti, memahami satu sama lain dan berusaha mencapai tujuan berumah tangga yang langgeng.

0 Silahkan dikomentarin :-):

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com