Minggu, 28 Februari 2016

Tanyakan Pada Hatimu



Pada urusan dunia ini, seringkali kita kebingan sendiri mengenai apa yang kita kerjakan, apakah hal ini termasuk dalam sebuah kebaikan, apakah hal ini tidak dilarang oleh Allah SWT, apakah hal ini baik untuk orang disekitar kita, apakah hal bisa menuntun kita menuju ridho Allah SWT, serta masih banyak lagi kebimbangan yang mungkin kita rasakan. Ketika perasaan itu datang, coba diam dan tanyakan pada hatimu.

Jika memang hal itu sebuah kebaikan, maka sudah sepantasnya hati dan jiwamu merasa tenang dan damai, karena kebaikan akan membuat jiwa dan hati kita merasa lebih tenang. Sebaliknya, keburukan akan membuatmu risau, ragu, dan tidak tenang. Hal ini seperti yang sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari sahabat An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu yang artinya:

“kebaikan adalah akhlak yang baik, sedangkan dosa adalah apa yang meragukan jiwamu dan kamu tidak suka memperlihatkannya kepada orang lain.” (HR.Muslim)

Dalam hadist lainya yang menguatkan tanyakan pada hatimu adalah ketika seseorang bertanya tentang kebaikan juga dijelaskan bahwa;

“mintalah fatwa kepada hatimu,kebaikan adalah apa saja yang menenangkan hati dan jiwamu. Sedangkan dosa adalah apa yang menyebabkan hati bimbang dan cemas meski meski banyak orang yang mengatakan hal tersebut merupakan kebaikan” (HR. Ahmad (4/227-228), Ath-Thabrani dalam Al-Kabir (22/147), dan Al Baihaqi dalam Dalaailun-nubuwwah (6/292))
Jika kita bicara tentang kebaikan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda “sesungguhnya kebaikan adalah akhlak yang baik”

Dengan hal tersebut kita bisa mengetahui bahwa seseorang yang memiliki akhlak yang baik kepada Allah dan hamba Allah maka dia akan memperoleh akhklak yang jumlahnya sangat banyak, membuatnya menjadi lebih lapang, hati akan menjadi lebih tentram, dan bermasyarakat dengan baik dengan akhlak yang baik.

Jika hal yang kamu lakukan tersebut sebuah dosa, maka hatimu akan menjadi tidak tenang, hal inilah yang dikatakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai jika kita melakukan dosa. Namun hal ini tidak berlaku bagi orang fasik dan durhaka, merka tidaka akan merasakan sebuah keraguan jika melakukan dosa, mereka juga tidak malu jika hal itu diketahui oleh orang lain. Bahkan ada yang justru bangga dengan dosa yang telah mereka lakukan dengan memberitahukanya kepada banyak orang. Jika kita menemui orang seperti ini, maka pertanyaan tanyakan pada hatimu tidaklah tepat. Pertanyaan tanyakan pada hatimu ini hanya untuk orang yang baik dan lurus hatinya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan orang yang lurus hatinya, jika ia ingin melakukan keburukan, maka jiwanya akan ragu, dan dia benci ketika perbuatanya diketahui orang lain. Dengan hal ini kita bisa melihat, perintah tanyakan pada hatimu ini berlaku untuk orang yang lurus dan baik hatinya.

Semoga dengan artikel tanyakan pada hatimu ini bisa membuat kita lebih pintar dalam memilih kegiatan dan semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semuanya, amin

www.fastabiq.com


0 Silahkan dikomentarin :-):

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com