Kamis, 31 Maret 2016

Apa hakikat iman itu?


Apa hakikat iman itu?

Pertanyaan:
Dalam Al-Qur’an berulang kali tercantum seruan, "Wahai orang-orang yang beriman dan pahala bagi orang-orang yang beriman." Apa hakikat iman itu?

Jawab:
Pada umumnya arti iman atau keimanan ialah beriman kepada Allah, yaitu bila keimanan sudah masuk ke dalam hati, fungsi akal berakhir.

Apabila sudah kokoh menghunjam dalam hati, tidak perlu mertgambang ke atas permukaan untuk dipersoalkan apa lagi diperdebatkan.

Kalau belum mantap dan kokoh dalam hati belum dikatakan beriman. Kemantapan itu seakan-akan diikat, itulah yang disebut akidah. Itulah keimanan yang mutlak (absolut).

Tanpa keyakinan kepercayaan dan keimanan terhadap segala persoalan, tidak akan lahir gerak kehidupan. Keyakinan dan kepercayaan itulah sarana yang dapat mengantarkan manusia untuk mencapai tujuan, sedangkan puncak keimanan ialah percaya terhadap adanya Yang Maha Pencipta.

Beriman kepada Allah dapat menambah ilmu pengetahuan kita tentang kehidupan, sebab banyak sekali persoalan-persoalan yang tidak terjangkau oleh akal, rasa, dan indra manusia, dan hanya dapat dijangkau melalui keimanan.

Orang yang tidak beriman, ilmu pengetahuan mereka akan terputus. Tetapi yang beriman akan memperoleh ilmu-ilmu lain yang pern ah dikatakan para malaikat kepada Allah,

"Mahasuci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami." (al-Baqarah: 32)


Sumber Pustaka:
Sya’rawi, Muhammad Mutawai.  2007. Anda Bertanya Islam Menjawab. Diterjemahkan Oleh: Abu Abdillah Almansyur. Jakarta. Gema Insani

0 Silahkan dikomentarin :-):

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com