Kamis, 31 Maret 2016

Mengapa Allah Memberi Wahyu Kepada Ibu Nabi Musa, Sedang Wahyu Hanya Diberikan Kepada Para Rasul dan Nabi?



Mengapa Allah Memberi Wahyu Kepada Ibu Nabi Musa, Sedang Wahyu Hanya Diberikan Kepada Para Rasul dan Nabi?

Pertanyaan:
Bagaimana Allah memberi wahyu kepada ibu Nabi Musa, sedang wahyu hanya diberikan kepada para rasul dan nabi?

Jawab:
Harus diketahui lebih dahulu arti kata wahyu. Firman Allah,

"Dan kami ilhamkan kepada ibu Musa, ”Susukanlah dia dan apabila kamu khawatir terhadapnya, jatuhkanlah dia ke dalam Sungai Nil." (al-Qashash: 7)

Arti wahyu Allah kepada ibu Musa ialah ilham.

Firman Allah,
"Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya yang dahsyat. Dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat yang dikandungnya. Dan manusia bertanya, 'Mengapa bumijadi begini?' Pada hari itu bumi menceritakan beritanya. Karena Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.'" (al-Zalzalah: 1-5)

Arti wahyu dalam ayat di atas adalah memerintahkan.

Firman Allah,
"Dan Rabbmu mewahyukan kepada lebah, 'Buatlah sarangsarang di bukti-bukit, di pohon-pohon kayu dan di rumah-rumah yang didirikan manusia.'" (an-Nahl: 68)

Arti mewahyukan dalam ayat ini memerintahkan atau menentukan.

Firman Allah,
"Setan-setan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah (kamu)." (al-An'aam: 121)

Arti setan memberi wahyu kepada kawannya ialah membisikkan. Jadi, wahyu berarti suatu pemberitahuan secara rahasia. Ini arti yang mutlak. Arti wahyu dari segi bahasa bermacam- macam.

Adapun wahyu kepada para nabi dan rasul adalah wahyu syariat langsung dari Allah atau melalui malaikat utusan-Nya.


Sumber Pustaka:
Sya’rawi, Muhammad Mutawai.  2007. Anda Bertanya Islam Menjawab. Diterjemahkan Oleh: Abu Abdillah Almansyur. Jakarta. Gema Insani

0 Silahkan dikomentarin :-):

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com