Selasa, 24 Mei 2016

Apa Artinya Riya dan Apa Bahayanya Bagi Masyarakat?

Pertanyaan:
Apa artinya riya? Apa bahayanya bagi masyarakat?

Jawab:
Riya adalah perbuatan pura-pura. Orang yang melakukan riya tidak bertujuan mendapatkan ganjaran dari Allah. Ia berbuat sekadar untuk mendapat pujian dari orang lain. Apa yang didapat dari perbuatannya itu lebih rendah dari yang semestinya dia dapatkan dari Allah. Dia hanya dapat pujian saja dari orang atau masyarakat. Pujian terbatas sifatnya, hanya sementara saja dia terima.

Riya timbul karena kurangnya kesadaran akan ganjaran dan pahala besar yang dijanjikan Allah. Ia lalu berusaha menutupi keburukan atau kesalahan yang dilakukannya, seperti,

1.       Untuk menghilangkan dirinya dari tuduhan tidak beragama atau tidak beribadah.
2.      Untuk menarik perhatian, penghormatan, dan pujian masyarakat.

Semua kebohongan yang ia lakukan imbalannya kecil sekali dibanding balasan besar dan abadi kepada hamba-Nya yang mukhlisin. Oleh sebab itu, hanya orang-orang dungu dan bodoh saja yang mau berbuat seperti itu.

Agama memAndang para pelaku riya tetap dinilai sebagai muslim, hanya apa yang dilakukannya tidak diridhai-Nya.

Firman Allah,

"Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedihit sekali." (an-Nisaa': 142)

Maksudnya adalah mereka shalat hanyalah sekali-sekali saja, yaitu bila mereka berada di hadapan orang.


Sumber Pustaka:
Sya’rawi, Muhammad Mutawai.  2007. Anda Bertanya Islam Menjawab. Diterjemahkan Oleh: Abu Abdillah Almansyur. Jakarta. Gema Insani


0 Silahkan dikomentarin :-):

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com