Kamis, 26 Mei 2016

Bagaimana Islam Memandang Arti Kebebasan?

Pertanyaan:
Seruan kebebasan berkumandang di mana-mana. Sering orang salah mengartikannya. Apa arti yang benar menurut Islam?

Jawab:
Kata kebebasan pada dasarnya bertentangan dengan prinsip agama. Sebab, agama justru mengajarkan ketcrikatan dan keterkaitan. Kebebasan dalam artian umum, berarti bebas untuk tidak menganut agama. Padahal Allah menurunkan agama adalah untuk memberikan ikatan dari kebebasan mutlak sebelumnya.

Kalau Allah tidak memberikan ikatan, betapa kacaunya kehidupan ini, tidak ada batas mana yang dipimpin dan mana yang memimpin.

Anda bebas mengerjakan sesuatu, saya pun bebas mengerjakan. Tentu akan berbenturan keduanya serta banyak masalah yang akan timbul.

Kebebasan ialah sesuatu yang tidak merugikan orang lain. Karenanya harus dibatasi. Kebebasan bukan hanya milik saya dan bukan hanya milik Anda, tetapi milik semua masyarakat. Kalau tidak ada pembatasan, tentu akan terjadi yang kuat menginjak yang lemah.

Anda dan saya sudah terikat. Siapa yang mengikat?

Kalau Anda atau saya yang mengikat, tentu ikatannya dari paksaan. Lalu siapa? Yang lebih tinggi dari Anda dan saya, yang tidak punya kepentingan dari kebebasan kita yang memAndang sama segenap manusia di muka bumi, yang memberi perintah dan larangan kepada kita. Dia adalah Allah

Firman-Nya,

"Tidak ada paksaan untuk memasuki agama (Islam)." (al- Baqarah: 256)

Ayat ini tidak berarti "tidak ada paksaan untuk melaksanakan sebagian ajaran agama", tetapi artinya ialah "tidak ada paksaan bagi siapa pun untuk memasuki agama Islam."

Anda tidak bisa memaksa orang untuk meyakini Allah. Anda sudah berimaa, tentu Anda harus melaksanakan ajaranajaran- Nya.

Beda antara seorang anak dengan ayahnya. Karena melalaikan shalat, ditegur, kemudian menjawab, 'Tidak ada paksaan dalam agama."

Anda sudah mengumumkan keislaman Anda, tidak ada pilihan lain kecuali mengerjakan segala perintah-Nya.



Sumber Pustaka:

Sya’rawi, Muhammad Mutawai.  2007. Anda Bertanya Islam Menjawab. Diterjemahkan Oleh: Abu Abdillah Almansyur. Jakarta. Gema Insani

0 Silahkan dikomentarin :-):

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com