Rabu, 08 Juni 2016

Adab Makan Menurut Islam



Setiap hari kita tidak pernah lupa untuk melakukan aktivitas yang satu ini yaitu makan. Di dalam islam, ketika seorang muslim akan makan terdapat beberapa adab atau tata cara yang harus dianjurkan oleh Rasulullah S.A.W. diantaranya adalah:

1.      Memakan makanan yang halal di dasarkan pada firman Allah S.W.T. dalam Q.S. Al-Mu’min: 51)
Hai para Rasul, makanlah yang baik-baik, dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

2.      Mencuci tangan sebelum makan. Hal ini dicontohkan oleh salaf (generasi terdahulu yang shalih) untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum makan untuk menjaga kesehatan.

3.      Tidak berlebih-lebihan ketika makan. Berlebih-lebihan merupakan ciri orang kafir. Sebagaimana sabda Rasulullah:


Seorang mukmin makan dengan satu lambung, sedangkan orang kafir makan dengan tujuh lambung.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hal yang berlebih-lebihan juga dibenci oleh Allah S.W.T yang telah disebutkan dalam Q.S. Al-Isra’ ayat 26-27 dan Al-A’raf ayat ayat 31.

4.      Dianjurkan untuk memuji makanan bukan untuk mencela makanan. Nabi Muhammad S.A.W. tidak pernah mencela makanan sama sekali. Apabila beliau menyukainya, beliau akan memakannya dan jika beliau tidak menyukainya, beliau akan meninggalkannya. (HR. Muslim)

5.      Dahulukan membaca tasmiyah (basmallah) sebelum makan. Sabda Rasulullah S.A.W.:


Apabila salah seorang di antara kalian makan, hendaklah ia membaca ‘Bismillah’ (dengan menyebuut nama Allah). Jika ia lupa membacanya sebelum makan, maka ucapkanlah ‘Bismillahi fii awwalihi wa aakhirihi’ (dengan menyebut nama Allah pada awal dan akhir aku makan)” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

6.      Makanlah dengan menggunakan tangan kanan dan jangan menggunakan tangan kiri. Rasulullah S.A.W. bersabda:

Apabila salah seorang dari kalian makan, makanlah dengan tangan kanan dan minumlah dengan tangan kanan, karena sesungguhnya setan makan dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim)

7.      Makan dengan tiga jari yaitu ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah, kemudian menjilati jari serta wadah yang digunakan setelah selesai makan. Ka’ab bin Malik R.A. berkata:

Saya melihat Rasulllah shallallahu ‘alaihi wa sallam makan dengan tiga jarinya. Apabila beliau telah selesai makan, beliau menjilatinya.” (HR. Muslim)

Rasulullah S.A.W. juga bersabda:

Apabila salah seorang dari kalian selesai makan, maka janganlah ia mengusap jari-jarinya hingga ia membersihkannya dengan mulutnya (menjilatinya) atau menjilatkannya pada orang lain.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Makna dari menjilatkan pada orang lain yaitu menjilatkan kepada seseorang yang tidak merasa jijik, misalnya anaknya saat menyuapinya atau suaminya.



0 Silahkan dikomentarin :-):

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com