Kamis, 26 Mei 2016

Sombong Diri dan Berbuat Kerusakan

Pertanyaan:
Apa arti ayat,

"Kampung akhirat itu kamijadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi dan kesudahan yang baik itu adalah bagi orangorang yang bertakwa." (al-Qashash: 83)

Bagaimana bisa sifat dan pelaku orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan, sehingga dapat memperoleh ridha Allah di akhirat?

Jawab:
Allah swt. menghendaki agar tiap orang bergerak dan berusaha untuk tujuan kehidupan dunia dengan cara pasif dan aktif. Cara pasif, yaitu mencegah dirinya dari perbuatan kerusakan dan tidak menambah kekuasaan. Cara aktif, yaitu mengerjakan kebaikan dan menambah yang sudah baik.

Timbulnya kerusakan di alam ini penyebabnya yaitu tangan- tangan manusia yang menentang Allah. Alam ini, dengan segala wujud yang ada di dalamnya adalah baik. Tidak ada yang rusak awalnya.

Segala gerak dan usaha manusia yang baik, hasilnya akan kembali untuk keuntungannya untuk kepentingan sesama manusia.

Misalnya, dalam membangun, pekerja yang mengalami memperoleh hasil dan keuntungan berupa upah. Sedangkan bangunan itu bermanfaat bagi orang yang membangun dan orang-orang setelah mereka.

Kalau yang diinginkan hanya keuntungan untuk dirinya saja dan tidak memikirkan pihak lain, orang tersebut tergolong sombong. Ia juga tergolong berbuat kerusakan sebagaimana yang termaksud dalam'ayat di atas.

Ia, seharusnya dalam langkah dan geraknya berniat untuk kepentingan dan keuntungan dirinya dan keuntungan orang lain, sehingga ia akan mendapat surga di kampung akhirat kelak
.


Sumber Pustaka:

Sya’rawi, Muhammad Mutawai.  2007. Anda Bertanya Islam Menjawab. Diterjemahkan Oleh: Abu Abdillah Almansyur. Jakarta. Gema Insani

0 Silahkan dikomentarin :-):

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com