Minggu, 21 Februari 2016

Mengikir Hati Yang Berkarat - Beberapa Hal yang Membuat Hati Manusia Bersih




Dalam jiwa manusia, hati adalah bagian terpenting yang harus dijaga agar jiwa serta segala sesuatu perbuatan yang dilakukan oleh manusia bisa menjadi perbuatan baik dan bermanfaat bagi setiap orang yang ada di sekitarnya. Dalam Islam, hati memiliki dua pengertian. Pertama adalah hal yang menunjukkan bagian paling sempurna, murni, dan mulia dari sesuatu. Kedua, hati bermakna merubah atau membalik sesuatu dari satu posisi ke posisi lain. Berbicara mengenai Mengikir Hati Yang Berkarat, Rasulullah pernah bersabda bahwa ‘Ingatlah bahwa dalam jasad manusia terdapat segumpal daging. Jika segumpal daging itu baik, maka baik pula seluruh jasadnya. Sebaliknya, jika segumpal daging itu buruk, maka rusaklah seluruh jasanya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati’. Dari sabda Rasulullah tersebut, tentu kita sebagai manusia harus benar-benar mengerti cara Mengikir Hati Yang Berkarat agar segala yang ada dalam diri kita menjadi baik.

Untuk Mengikir Hati Yang Berkarat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh manusia sehingga hati mereka menjadi bersih, mulia, dan segala amal yang dilakukannya adalah tanpa mengharap imbalan apapun. Pertama adalah melepaskan diri dari segala ketergantungan lain selain Allah Ta’ala karena hanya Allah lah tempat manusia bergantung. Mentauhidkan Allah adalah langkah pertama untuk membersihkan hati dari segala kotoran yang muncul di dunia. Ini bukanlah hal yang mudah karena tak semua orang bisa melakukan ini serta banyak cobaan yang menghalangi sikap ketauhidan pada Allah. Setidaknya, untuk memunculkan sifat tauhid, manusia harus menghindari tiga perbuatan yakni syirik, bid’ah, dan maksiat.

Adapun hal kedua dalam Mengikir Hati Yang Berkarat adalah dengan memperbanyak beristihgfar kepada Allah Ta’ala. Jika direnungkan dengan baik, manusia akan sadar bahwa nikmat yang diberikan Allah padanya sangatlah besar dan banyak, namun rasa syukur yang diberikan manusia pada Allah sangatlah sedikit. Tak jarang manusia melalaikan rasa syukurnya karena harta benda yang melimpah dan hal lainnya. Dengan banyak beristighfar, maka manusia akan semakin ingat pada Allah sehingga hati mereka akan bersih dari segala hal yang membuat hati gelap.

Untuk hal ketiga dalam Mengikir Hati Yang Berkarat adalah dengan banyak membaca Al-Qur’an. Al-Qur’an adalah kalam Allah yang harus dipahami dengan baik makna-makna yang terkandung di dalamnya. Dalam Al-Qur’an, Allah banyak menjelaskan tentang rasa syukur, pedoman dan nasihat dalam menjalani hidup, serta obat-obat untuk menenangkan hati. Adapun hal selanjutnya dalam Mengikir Hati Yang Berkarat adalah dengan berbahagia ketika teman atau saudara mendapatkan kebahagiaan dari Allah. Kebahagiaan yang muncul karena saudaranya bahagia adalah salah satu bentuk dari rasa syukur kepada Allah. Dengan begitu, hati yang berkarat pun bisa kembali bersih lagi. Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membersihkan hati yang berkarat. Semoga bermanfaat.

0 Silahkan dikomentarin :-):

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com