Minggu, 10 April 2016

Apa Bedanya Agama Islam Kepada Muhammad dengan Agama Nabi Sebelumnya?



Apa Bedanya Agama Islam Kepada Muhammad dengan Agama Nabi Sebelumnya?

Pertanyaan:
Apa bedanya antara ajaran agama Islam dalam agama-agama terdahulu dengan agama Islam yang diwahyukan kepada Nabi terakhir Muhammad saw.?

Jawab:
Firman Allah,

"Hai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu, dan berbuatlah kebajikan supaya kamu mendapat kemenangan. Dan berjihadlah kamu padajalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. Ikutilah agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menemani kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu begitu pula dalam (Al-Qur'an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas segenap manusia. Karena itu dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan berpeganglah kepada tali Allah. Dia adalah Pelindung, Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong." (al-Hajj: 77-78)

Ayat Al-Qurvan di atas jelas menunjukkan bahwa keimanan berkaitan dengan ibadah. Ibadah berkaitan dengan perbuatan kebajikan. Perbuatan kebajikan mengharuskan perjuangan di jalan Allah yang telah memilih keimanan bagi orang-orang yang beriman.

Agama Islam adalah agama yang pertama dan yang terakhir, dan Allah yang memberi nama umat Islam sebagai "muslim". Konsekuensi dari keislamannya itu mewajibkan penganutnya menjalankan ajaran-ajaran-Nya secara utuh agar kelak pada hari kiamat Rasulullah saw. menjadi saksi di hadapan Allah bahwa umatnya telah menerima dan mengamalkan seluruh ajaran itu. Dengan begitu tercapailah kebahagiaan dunia dan akhirat sebagaimana yang dijanjikan-Nya.
Dalam ayat di atas Allah telah menamakan umat Islam "muslimin", bukan disebut sifatnya saja. Sebab, Islam bagi seorang mukmin adalah sifat, identitas, ilmu pengetahuan, dan segala-segalanya.

Penganut agama Ibrahim, Ismail, Ishaq, Yaqub, Musa, Isa, semua adalah juga "muslimin" dan agama yang mereka terima adalah Islam, tetapi Islam terbatas pada "sifatnya" saja, tanpa nama dan ilmu pengetahuan.

 Arti Islam ialah,

1.      Salam - aman - damai
2.      Salamah ~ selamat (dari segala gangguan)
3.      Istislam - penyerahan diri secara menyeluruh kepada Allah swt.

"Islam" akan terus kokoh kuat pada diri seseorang bila itu merupakan sifatnya. Tetapi kalau hanya namanya saja akan mempunyai banyak arti. Misalnya seorang berkata, "Aku melihat bulan." Seorang akan terkenang pAndangannya kepada bulan yang ada di langit, yang bersinar pada malam hari menerangi bumi dan mengambil cahayanya dari matahari. Mungkin saja orang itu tidak cantik, tetapi diberi nama bulan. Atau sengsara keadaannya diberi nama Said (bahagia).


Sumber Pustaka:
Sya’rawi, Muhammad Mutawai.  2007. Anda Bertanya Islam Menjawab. Diterjemahkan Oleh: Abu Abdillah Almansyur. Jakarta. Gema Insani

0 Silahkan dikomentarin :-):

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com